Free Web Hosting Provider - Web Hosting - E-commerce - High Speed Internet - Free Web Page
Search the Web

Wawancara: Prof. Mr. GMA Inkiriwang,SH.
    Animasi Welcome
MENU UTAMA
FAKTA PERMESTA
SEJARAH
TOKOH
WAWANCARA
ALBUM FOTO
PUBLIKASI
ARTIKEL
KONTRIBUSI
PRESS RELEASE
REUNI
BUKU TAMU
WEBMASTER
KEBIJAKAN SITUS
LINKS
Permesta Mail:

 


PENGUNJUNG KE: 134
134


Biodata Singkat | Wawancara


PERMESTA BUKAN PEMBERONTAK!

  



Prof. Mr. GMA Inkiriwang,SH.

Sehubungan ditemukannya kerangka yang diduga keras sebagai jasad Kolonel. Joop Warouw (September 1992), MaesaaN melakukan wawancara dengan Prof.Mr.GMA Inkiriwang,SH.(82), mantan Ketua Parlemen dan Perencanaan serta Menteri Kehakiman dan Pendidikan Permesta, selain sebagai Penasehat politik Panglima TT-VII/Wirabuana - Indonesia Timur (Kep.Sunda Kecil/Nusatenggara, Sulawesi, Maluku dan Irian Barat).

Inkiriwang tidak tampak melayat jenasah Warouw yang disemayamkan di Bukit Inspirasi Tomohon, karena kurang yakin, meski katanya, syukurlah kalau itu memang kerangka almarhum. Berikut petikan wawancara Jeffry Lesar, dari Biro Manado saat heboh kerangka Warouw di sana.

Apa kesan Anda tentang figur Joop Warouw?
Dia adalah Panglima TT-VII. Satu teritorium terluas di Indonesia saat itu. Dia terpilih karena dia memang jago revolusi.

Anda terlibat di Permesta?
Yah!

Sebagai apa?
Dalam Struktur organisasi Permesta, saya adalah Ketua Parlemen dan Perencanaan, selain Menteri Kehakiman dan Pendidikan serta Ketua Penasehat Wakil Perdana Menteri Joop Warouw, Kepala Staf Angkatan Bersenjata PRRI/Permesta Ventje Sumual dan saya sendiri selaku Ketua Parlemen. Nah, sebetulnya Tritunggal inilah yang dicari-cari untuk disingkirkan.

Siapa yang mau singkirkan?
Siapa lagi kalau bukan Yan Timbuleng.
Dia pengkhianat! Dia yang menangkap Warouw. Saya sempat ditawannya, sedang Sumual tak berhasil karena dia punya satu batalyon yang kuat dan setia.

Selaku penasehat politik, apa pendapat Anda tentang perjuangan Permesta?
Ini banyak orang tidak tahu. Mereka menyebut Permesta pemberontak. Itu propaganda dan omong kosong. Ide Permesta itu murni. Itu sudah saya terangkan waktu pembukaan rapat pertama BP7 di Manado. Ide Pertama itu pertama menghidupkan kembali jiwa Revolusi 1945, yaitu persatuan dan kesatuan, kedua hak-hak asasi dan ketiga Pancasila. Ini tiga kerangka utama. Sesudah itu ada asas-asas lain, yaitu menentang pengaruh komunisme internasional di Indonesia dan membasmi PKI. Jadi kalau dikatakan Permesta itu pemberontakan, itu tidak benar dan omong kosong.

Ada pendapat, bahwa tokoh-tokoh yang menghidupkan Permesta itu adalah antek imperialisme-liberalisme.
Yang ngomong itu, pembual! Dia cuma duga-duga. Tetapi kami sudah melihat komunisme akan muncul jauh-jauh hari. Sebab siklus pemberontakan komunisme itu kira-kira 15-20 tahun. Tahun 1926 waktu Belanda, komunisme cuma berontak di Indonesia. Lalu, terjadi lagi di tahun 1948 di Madiun. Kami punya pemikiran 20 tahun kemudian dia akan muncul. ternyata benar, pengaruhnya besar sekali. Bahkan Soekarno ikut dipengaruhi. Nah, untuk mencegah kemungkinan itu kami hantam lebih dahulu. Sayang mereka tidak percaya. Baru 1965 semua terbukti, tapi sudah terlanjur jatuh korban.

Tentang kerangka Joop Warouw yang ditemukan itu bagaimana?
Saya tidak diundang pergi di sana. Saya tidak tahu.

Katanya ditemukan sekitar Tombatu.
Saya tidak tahu dimana. Tapi menurut surat kabar ada satu orang waktu itu umur 10 tahun jadi kurir Warouw. Mana mungkin? Setahu saya, Warouw kalau panggil kami, kurirnya berpangkat letnan. Bukan anak spanggal (ingusan,red.) yang umur 10 tahun itu.

Mengenai misteri kematiannya
Dia ditangkap, disiksa dan dibunuh. Dimana, saya tidak tahu. Mungkin sekitar Liandok.

Katanya, Warouw ke sini dengan misi perdamaian?
Memang kami suka diselesaikan secara damai. Tapi bagaimana kami mau bicara damai, belum apa-apa mereka (Pemerintah Pusat, red.) sudah ajak berperang. Tahun 1958, kami ditembak dengan corvet dan peluru-pelurunya jatuh di Tikala. Satu mahasiswa saya putus kakinya. Jadi sebetulnya kami sudah diajak clash fisik, bukan main-main.

Apakah Pagam Permesta relevan dengan sekarang?
Kami punya program diikuti Orde Baru.
Otonomi seluas-luasnya dan hapus komunisme dari Indonesia. Selain itu, kami juga perjuangkan agar daerah-daerah dapat bagian dari keuntungan-keuntungan.

Bagaimana sikap Anda, jika ada orang muda yang takut bicara tentang Permesta?
Itu namanya panako-bebe, (Pengecut seperti bebek, red). Kenapa mesti takut, kan tidak salah jika yang muda-muda ikut mengetahui dan memahami perjuangan Permesta. saya tegaskan: Permesta bukan kelompok separatis!

Semasa menjadi penasehat Joop Warouw, apa saja yang Anda lakukan?
Banyak sekali! Umpamanya, ketika akan dirikan universitas di Sulut. Kebetulan saya dapat bantuan Panglima TT-VII. Sebab pusat tidak ada uang ketika itu.

Menurut suratkabar, sang kurir itu sempat peringatkan kepada tokoh-tokoh Permesta, antara lain Anda sendiri tentang rencana pembunuhan Warouw?
Ah, itu bohong!

Lalu, apa nasehat Anda kepada Warouw?
Saya bikin beberapa undang-undang darurat, karena saya Menteri Kehakiman, ketika itu. Menyesal saya tidak simpan dokumen-dokumen itu, karena sibuk meyingkir kiri-kanan.

Ini lukisan apa? (MaesaaN menunjuk sebuah lukisan di dinding rumah tokoh kita ini.)
Saya, Warouw dan Sumual, ketika di Permesta dulu (lokasi di perkebunan Kotamenara kaki Gunung Soputan). Ada tiga kuda. Warouw di kanan, Sumual pakai baret dan saya di kuda putih. Kami Tritunggal Permesta. di samping itu ada pejuang-pejuang wanita Permesta.


Sumber:Majalah MaesaaN Edisi Oktober 1992, hlm. 19-20


 


Copyright ©2002 Permesta Information Online™
Silahkan menyalin atau mengutip isi atau sebagiannya dengan mencantumkan sumber "dikutip dari Permesta Information Online"