Apel
Siaga dan Rapim YKOP (Korps Pembangunan Permesta) di
Bentenan
Mensyukuri
dan Mewaspadai MALINO II:
Dalam pertemuan
Apel Siaga tanggal 14 February 2002 yang diselenggarakan oleh
Korps Pembangunan Permesta SULUT (YKOP) di Bentenan Beach
Resort( BBR), Ketua Umum Bpk. Robertus Sukendar (Brig.Jen.Purn)
menjelaskan bahwa Apel Siaga YKOP di Bentenan adalah dalam
rangka mensyukuri hasil pertemuan Malino II yaitu kesepakatan
damai antara kelompok agama yang bertikai di Maluku.
Surat
YKOP kepada Presiden Megawati Perihal Ketegasan Aparat
Kepolisian :
Pihak YKOP telah
mengirim surat langsung kepada Presiden RI, Ibu Megawati
yang isinya mengharapkan ketegasan aparat pemerintah,
terutama pihak Kepolisian (Kapolda) Sulut agar menindak
secara tegas sesuai hukum yang berlaku terhadap para
"infiltran" provokator Laskar Jihad yang memasuki
SULU. Sebab selama ini yang terjadi adalah tertangkapnya
Jihad oleh pihak Kepolisian Sulut kemudian tanpa suatu
alasan yang jelas dibebaskan tanpa ada proses selanjutnya.
Dengan ini, YKOP
yang anggotanya sudah melebihi 50.000. orang, siap dan
bersedia membantu aparat pemerintah dalam usaha
mengamankan Bumi Nyiur Melambai
Program
Utama YKOP adalah Peningkatan SDM SULUT:
Selanjutnya,
Bpk. Sammy Supit Mrn. Eng. yang baru kembali dari
kunjungannya ke Eropah,sebagai Ketua Hubungan Luar Negri
YKOP - yang adalah juga pemilik Bentenan Beach
Resort - didalam sambutannya ikut mensyukuri terciptanya
iklim damai di dalam detente epilog peristiwa WTC 11 Sept.
lalu. Tentu saja hal ini bukanlah terjadi dengan sendirinya,
melainkan berkat ketegasan "war against Terorisme"
yang dilancarkan oleh pihak Barat (Amerika) dan sekutunya,
terutama akibat tekanan yang dilakukan pihak Amerika,
Malaysia dan Singapura terhadap sisa Jaringan Terorisme Al-Qaeda
di Indonesia.
Sammy Supit
menekankan juga pentingnya mewaspadai hasil Malino II ,
terutama setelah terjadi suatu ledakan di Batu
Merah Ambon sesaat setelah dicapainya kesepakatan Malino II
tersebut.
Misi serta
Program yang dipresentasikan YKOP sudah tepat,
terutama program :"PEMBINAAN SDM DI SULUT".
Diharapkan YKOP dapat bekerja sama dengan warga Sulut
Mancanegara, baik yang berada di New York ,Canada dan Los
Angeles , juga yang berada di Eropah yaitu Belanda Jerman
dan Austria/Vienna,Australia dan New Zealand . Perihal
pembinaan SDM Sulut, pihak YKOP lebih cenderung untuk
berfokus pada peningkatan pendidikan Vak (Vocational
Training), antara lain ingin berupaya untuk mengirim 'Generasi
Muda'nya , agar dapat "Magang"di Luar Negri. Semua
aspirasi ini terutama bertujuan mengikis mentalitas sebagian
masyarakat yang dikenal sebagai NATO : No Action, Talk Only
, demikian Sammy Supit.
Dalam Rapim serta
Apel siaga yang diperkirakan diikuti oleh sekitar 1000
hadirin, hadir juga seluruh pimpinan dan staf YKOP
yang terdiri dari 70 Satuan Tugas (Satgas) yang berada
diseluruh Sulawesi Utara , yang berasal dari seluruh pelosok
Minahasa. Ikut hadir Satgas dari Sangir Talaud, dan
Bolaang Mongondow - baik dari Lanut, Bolang Oki ,Tumobui,
Doloduo dan Molibagu. Bahwa YKOP tidak memandang agama
terbukti dari Satgas yang di lantik di Bolaang Mongondow,
dimana sebagian adalah anggota Satgas Molibagu. Dari
sejumlah anggota mayoritas Muslim hanya terdapat 2 anggota
beragama kristen. Perjuangan YKOP adalah demi Pembangunan
SULUT, termasuk menjaga kesatuan dan Persatuan NKRI dibawah
Panji PANCASILA maupun UUD 45 secara murni dan Konsekwen.
Diliput
oleh Media Masa dan Ellectronik:
Acara pertemuan
Apel Siaga dan Rapim YKOP pihak TVRI stasiun Manado
ikut meliput, juga beberapa Mass Media dari Sulut.
YKOP berencana
mengadakan Apel Akbar Permesta tanggal 2 Maret di Lapangan
KONI Manado.Dalam rapim YKOP diputuskan untuk membentuk
Panitia pelaksanaan Apel Akbar dari Korps pembangunan
Permesta Sulut yang direncanakan dilaksanakan pada tgl 2
Maret tersebut, dengan mengundang Pimpinan tertinggi YKOP
yaitu Bung Ventje Sumual sebagai Komandan upacara.
Pada YKOP bermaksud mengundang seluruh eksponen
organisasi yang bernafaskan Permesta untuk turut hadir dan
berpartisipasi dalam "Apel Akbar Permesta" itu.
Dalam kaitan
dengan anjuran "Menabung" dari Pimpinan tertinggi
YKOP yaitu Bung Ventje Sumual, hadir juga dalam pertemuan di
Bentenan staf dari BPR (Bank perkreditan Rakyat) yaitu
Yayasan Mapalus BPR Wangunen Tomohon. Kehadiran mereka
bukanlah sebagai peserta RAPIM melainkan untuk
menerima serta mencatat seluruh setoran tabungan yang
diberikan secara perorangan menjadi Tabungan di BPR Tomohon.
Terlihat betapa hangatnya animo dari anggota YKOP dalam
melaksanakan anjuran dari Pimpinan mereka Bung Ventje Sumual
untuk "menabung". Seluruh tabungan yang disetor
bukanlah atas nama YKOP melainkan atas nama pribadi masing
masing.