Free Web Hosting Provider - Web Hosting - E-commerce - High Speed Internet - Free Web Page
Search the Web

Headline News: 15.000 Generasi Muda Permesta Kecam Terorisme

    
MENU UTAMA
FAKTA PERMESTA
SEJARAH
TOKOH
WAWANCARA
ALBUM FOTO
PUBLIKASI
ARTIKEL
KONTRIBUSI
PRESS RELEASE
REUNI
BUKU TAMU
WEBMASTER
KEBIJAKAN SITUS
LINKS
Webmail:

 

 



PENGUNJUNG KE: 85
85


HEADLINE NEWS:


SUARA PEMBARUAN DAILY

15.000 Generasi Muda Permesta Kecam Terorisme

MANADO - Sebanyak 15.000 generasi muda Permesta (Perjuangan Semesta) yang datang dari Kota Manado, Kabupaten Minahasa, dan Kota Bitung, Senin (1/10), apel akbar di Lapangan Olahraga Sario Manado Sulawesi Utara (Sulut). Dalam apel yang sempat diguyur hujan deras tersebut, para generasi muda Permesta membuat tiga penyataan sikap.

Ketua Generasi Muda Permesta Anderson Umboh dalam penyataan sikap mengecam semua tindakan teroris dan bentuk-bentuk kekerasan yang terjadi di belahan muka bumi ini. Generasi Muda Permesta mengutamakan, persatuan dan perdamaian dan kesejahtraan serta anti kekerasan dan memerangi bentuk teroris. "Jadi kami minta dihancurkan bentuk teroris," katanya.

Selain itu juga tetap mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta kemurnian UUD 1945 yang berdasarkan Pancasila dan tidak menghendaki adanya perubahan dan bentuk apapan.

Generasi Muda Permesta juga tetap mendukung program Pemerintah Sulawesi Utara, yang dilaksanakan secara jujur dan adir merata dan berkelanjutan dengan semangat Otonomi daerah dan pemberdayaan masyarakat.

Di depan 15.000 Generasi Muda Permesta, Anderson Umboh lebih jauh mengharapkan, hidup tetap rukun dan jangan membuat keributan. Semua bentuk kekerasan, harus dihancurkan itu, apalagi teroris.

Sementara sejumlah Generasi Muda Permesta yang ditemui Pembaruan di sela-sela apel akbar itu mengatakan, apel akbar ini merupakan spontanitas para generasi muda untuk menyikapi situasi nasional dan Internasional yang terjadi belakangan ini. "Kami meskipun hanya berada di daerah, tetap memantau situasi yang terjadi di luar negeri,"kata Elvis Kussoy SH.

Ia menambahkan, generasi muda Permesta tetap mengharapkan agar, NKRI harus tetap dipertahankan. Dan kita harus menjaga persatuan. Karena pendiri bangsa ini, sudah berusaha untuk membentuk negara ini tanpa harus ada perpecahan.

Sementara Ventje Sumual tokoh Permesta dalam amanat tertulis yang dibacakan Robertus S Ketua Umum Permesta didepan 15.000 generasi muda Permesta, mengatakan perjuangan Permesta hingga saat ini masih kita butuhkan di era globalisasi saat ini. Menurut Sumual, ada tiga nilai pokok yang dapat dipetik dan harus kita abadikan. Nilai itu tidak hanya dipetik langsung dari rumusan tertulis dalam Piagam Permesta 1957.

Namun menurut Sumual, nilai yang harus kita pahami sebagai nilai Permesta adalah nilai yang secara khas paling menonjol dalam seluruh perjuangan Permesta. (136)


Last modified: 2/10/2001
Sumber: http://www.suarapembaruan.com/News/2001/10/02/Nasional/na06.html

 


Copyright © 2002 Permesta Information Online™
Silahkan menyalin atau mengutip isi atau sebagiannya dengan mencantumkan sumber "dikutip dari Permesta Information Online"