Anda Pengunjung ke: 147
![]() ![]()
|
Eksponen Minahasa Deklarasikan Front Perjuangan PermestaBahwa realitas pluralitas bangsa Indonesia yang diikrarkan sebagai potensi pemersatu dan potensi pembangun telah mengalami politisasi dan komersialisasi yang bermuara pada diskriminasi, pengucilan dan peminggiran, baik dalam kategori suku, etnis, dan bahkan agama. Realitas pluralitas kita harus selamanya disadari sebagai benih disintegrasi, sepanjang budaya politik masyarakat kita masih sangat mudah dikotak-kotakkan secara ideologis dan penuh purbasangka atau masih jauh dari kondisi ideal masyarakat terbuka (open society). Demikian salah satu diktum dari Deklarasi Perjuangan Semesta (Permesta) yang dikemas dalam wahana Front Permesta oleh eksponen Minahasa yang berdomisili di Jakarta-Bogor-Tangerang-Bekasi-Depok pada hari Minggu, 31 Oktober 1999 di Hotel Pondok Sawangan, Depok, Jawa Barat. Deklarasi Perjuangan Semesta ditandatangani oleh : ·
Willy H.Rawung
(Sekretaris Dewan Pembina Kerukunan Keluarga Kawanua/KKK),
Front Permesta yang dipimpin oleh presidium dengan ketua
Willy H. Rawung, Sekjen Audy WMR Wuisang dan Sekretaris Boy WM Saul, sehari-hari
berkantor di Jl. Bekasi Timur IV No. 3-A, Jatinegara, Jakarta Timur, Tel
+62.21.850.3924. Diketahui juga sebagai kantor HN Ventje Sumual, mantan Panglima
Teritorium VII Indonesia Timur yang bermarkas di Makassar. “Dengan kesadaran penuh sebagai bagian integral dari bangsa Indonesia yang
senantiasa berperan terdepan dalam setiap tahapan sejarah perjuangan maka Front
Permesta akan Berjuang untuk menegakkan keadilan, pemberdayaan, dan pemerdekaan
masyarakat Kawanua sesuai dengan prinsip The right of self determination,”
demikian akhir butir deklarasi. For More Information Contact:
|


Copyright ©2001-2005 oleh Permesta Information Online™
Silahkan menyalin atau mengutip seluruh isi atau sebagiannya dengan mencantumkan sumber
"dikutip dari Permesta Information Online"

